Di beberapa negara seperti Singapura, Jepang, Inggris pengadaan jalan berbayar ini dimaksudkan untuk mengurangi jumlah penggunaan kendaraan pribadi dan mengalihkan ke kendaraan umum. Ketiga negara itu telah sukses menekan jumlah pengguna kendaraan pribadi. Sistem jalan berbayar elektronik ini rencananya juga akan diterapkan di Jakarta untuk mengurangi kemacetan.
Sistem ERP yang akan dibahas dalam konten ini adalah pemberlakuan di Singapura. Singapura telah memberlakukan jalan berbayar dengan tujuan untuk mengurangi kemacetan di jalan raya. Pemberlakuan ini efektif memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum. Sehingga jalan raya menjadi jarang macet. Berikut ini adalah cara pemberlakuan sistem jalan berbayar di Singapura:
Komponen dalam sistem jalan berbayar ada tiga:
- In-vehicle Unit (IU) dengan kartu deposit
- Gerbang ERP
- Pusat sistem komputer
jenis-jenis kendaraan itu terdiri dari sepeda motor, mobil, truk & bus ukuran kecil, dan truk & bus ukuran besar. Ketentuannya adalah besarnya harga pungutan untuk sepeda motor adalah setengah kalinya harga pungutan mobil, harga pungutan untuk truk & bus satu setengah kalinya harga pungutan mobil, serta truk & bus besar 2 kali lipatnya harga pungutan mobil. Jadi bila harga pungutan untuk mobil saat itu adalah S$1.5, maka untuk sepeda motor harganya S$0.75, truk & bus S$2.25, dan truk & bus besar S$3 . Harga pungutan juga dapat berbeda-beda di setiap tempat dan setiap waktu.
Gerbang ERP
Gerbang ERP terpasang di jalan-jalan tertentu. Melalui gerbang inilah para pengendara melakukan pembayaran pungutan secara elektronik. Komponen yang terpasang pada gerbang ini adalah:
1.Antena

2.Pendeteksi kendaraan

3.Kamera

Kemudian seperti inilah cara kerjanya saat kendaraan melewati gerbang ini:



Pusat Sistem Komputer
Ini adalah tempat untuk memonitor operasional seluruh gerbang ERP. Yang dipantau disini adalah transaksi dari setiap kendaraan, gambar dan pemantauan pada gerbang itu sendiri untuk memastikan semuanya bekerja dengan baik.
Aturan Pemasangan In-vehicle Unit
Seluruh kendaraan yang melaju di dalam Singapura wajib memasang IU, termasuk kendaraan dari luar Singapura. Untuk kendaraan di dalam Singapura, alat ini dipasangkan secara permanen. Kemudian untuk kendaraan dari luar Singapura dapat menyewa IU yang dipasangkan dengan baterai. Harga sewa IU adalah sebesar S$5/hari. Pendatang juga bisa memilih memasang secara permanen bila kendaraan yang digunakan sering dipakai di Singapura.
Denda
Dalam pemberlakuan jalan berbayar elektronik juga diterapkan denda. Bila pengendara:
- tidak membayar ERP (disebabkan tidak ada kartu deposit/saldo tidak mencukupi) : denda S$10 ditambah harga yang belum dibayarkan saat itu,
- tanpa In-vehicle Unit : denda S$70
SUMBER




0 komentar:
Posting Komentar